Pada waktu kita belum mengikut Tuhan Yesus lebih sungguh, hidup kita tidak banyak diperhatikan (dinilai) orang. Tetapi ketika kita mulai ikut Tuhan Yesus lebih sungguh, banyak orang yang memperhatikan (menilainilai) hidup kita. Jika karakter kita tidak baik, mereka akan mengomentari bahwa kita ikut Tuhan namun karakter kita masih belum berubah (bertobat). Tetapi bila karakter kita menjadi baik, mereka akan mengatakan bahwa sejak ikut Tuhan, kita menjadi orang yang lebih baik dan layak dijadikan teladan. Sebagai pengikut Tuhan Yesus (kristen), kita mempunyai tanggung jawab akan keteladanan hidup, supaya melalui hidup kita orang-orang yang belum bertobat menjadi bertobat dan menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat mereka. Pada makalah ini dibahas beberapa tanggung jawab kita sebagai pengikut Tuhan Yesus, yaitu:
1. Menjadi pelaku firman Tuhan.
Matius 7:24-27 "Setiap
orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang
yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. (25) Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin
melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu. (26) Tetapi setiap orang yang
mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang
bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir. (27) Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin
melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya."
Membaca Alkitab setiap hari adalah tindakan iman yang sangat baik, tetapi tidak cukup sampai di situ, karena kita harus melakukan firman Tuhan dalam hidup kita sehari-hari. Melakukan firman Tuhan memang tidak semudah membaca firman Tuhan, contoh: Tuhan menghendaki agar kita mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kita, tetapi seringkali kita kesulitan mengampuni kesalahan orang lain terhadap kita. Padahal kita sebagai pengikut Tuhan Yesus harus menjadi pelaku firman Tuhan, termasuk dalam hal mengampuni, meskipun terasa berat. Percayalah bahwa jika kita sudah mengambil keputusan menjadi pelaku firman Tuhan, maka Tuhan akan memampukan kita untuk bisa mengampuni orang yang bersalah kepada kita.
Bila kita menjadi pelaku firman Tuhan, kehidupan kita akan menjadi teladan bagi orang lain, sehingga memberikan dampak yang baik bagi banyak orang.
Marilah kita
mengambil keputusan untuk menjadi pelaku firman Tuhan senantiasa supaya nama Tuhan dipermuliakan melalui hidup kita.
2. Membangun hubungan yang indah dengan Roh Kudus.
Yohanes 14:16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, (17) yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.
1 Korintus 3:16 Tidak
tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam
kamu?
Kita harus
percaya bahwa setiap orang yang beriman kepada Tuhan Yesus, di dalam dirinya
ada Roh Kudus, sebab tidak ada seorang pun yang bisa mengaku Yesus adalah Tuhan
tanpa pertolongan Roh Kudus. Kalau kita benar-benar sadar bahwa di dalam diri
kita ada Roh Kudus,
maka kita
seharusnya menjaga diri agar tidak mendukakan Roh Kudus. Namun kebanyakan orang
kristen kurang tahu atau bahkan tidak tahu bahwa di dalam dirinya ada Roh
Kudus. Roh Kudus adalah Allah sendiri. Roh Kudus dapat berbicara dalam
kehidupan kita, menolong, menghibur, mengajar dan memimpin kita pada kebenaran.
Oleh karena itu, setiap kita pengikut Tuhan Yesus mempunyai tanggung jawab
untuk menjalin hubungan yang indah dengan Roh Kudus supaya hidup kita berkenan
di hadapan Tuhan.
Tanpa pertolongan
Roh Kudus maka orang-orang yang melayani Tuhan tidak akan berhasil dalam
pelayanannya. Kita harus benar-benar mengandalkan pimpinan Roh Kudus supaya apa
yang kita lakukan benar-benar menjadi berkat bagi banyak orang dan nama Tuhan
Yesus semakin dipermuliakan.
3. Mengerti dan melakukan kehendak Bapa.
Matius 7:21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan
masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku
yang di sorga. (22) Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku:
Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi
nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? (23) Pada waktu
itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah
mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"
Matius 12:50 Sebab siapa pun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga,
dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku."
Bila kita bersekutu dengan Roh Kudus, kita akan tahu kehendak Bapa. Apa yang disampaikan Roh Kudus harus kita lakukan, sebab itulah yang dikehendaki Tuhan dan menyenangkan hati Tuhan. Kita harus ingat bahwa Roh Kudus tidak mungkin bertentangan dengan firman Tuhan.
Kita sangat
membutuhkan pimpinan Roh Kudus, misal: saat kita mau menyanyikan pujian bagi
Tuhan, kita tidak tahu pujian mana yang menyenangkan hati Tuhan saat itu,
tetapi Roh Kudus memberitahukan kepada kita dan bila kita melakukannya maka
pujian kita benar-benar menyenangkan hati Bapa.
Kesimpulan: Beberapa tanggung jawab kita sebagai pengikut Tuhan Yesus, yaitu: menjadi pelaku firman Tuhan, membangun hubungan yang indah dengan Roh Kudus serta mengerti dan melakukan kehendak Bapa.
Ayat hafalan: 1 Korintus 3:16 Tidak
tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam
kamu?
Bahan Shering firman Tuhan pada kegiatan Ibadah Family Altar Gereja Bethany Gunungsitoli, edisi 2 mei 2024. (Pdt. Mawardin Zega, MT.h., MED)






.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)




.jpeg)
