Makalah ini adalah bahan Penelaah Alkitab pada Ibadah Family Altar Gereja Bethany Indonesia Gunungsitoli pada Kamis, 4 April 2024. Dipaparkan pada XIII sector kegiatan ibadah di Kota Gunungsitoli.
Orang tua sangat menentukan kehidupan dari generasi muda. Bila orang tua tidak memberikan teladan yang baik, maka akan menghasilkan generasi muda yang rusak. Oleh karena itu, peranan orang tua sangat penting untuk melahirkan generasi muda yang bisa dibanggakan. Kalau kita selidiki, sebagian besar generasi muda yang rusak berasal dari keluarga yang hancur (orang tua tidak memberikan teladan yang baik). Keluarga yang harmonis akan menghasilkan generasi muda yang dapat dibanggakan. Kalau orang tua mendidik anak-anaknya dengan benar, khususnya membawa anak anak untuk mengenal Tuhan dan firman-Nya, maka anak-anak akan bertumbuh menjadi orang-orang yang berhasil dan memuliakan nama Tuhan.
Landasan Alkitab: Amsal 22:6 “Didiklah orang muda menurut jalan yang patut
baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan
itu.” Melalui makalah ini, kita akan membahas beberapa hal yang harus dilakukan
oleh orang tua supaya anak-anaknya menjadi generasi muda yang dapat dibanggakan
dan membawa kemuliaan bagi nama Tuhan.
MENGASIHI ANAK-ANAK.
Kolose 3:21 Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati
anakmu, supaya jangan tawar hatinya., Amsal
13:24 Siapa tidak menggunakan tongkat, benci kepada anaknya; tetapi siapa
mengasihi anaknya, menghajar dia pada waktunya. 1 Yohanes 4:20 Jikalau
seorang berkata: "Aku mengasihi Allah," dan ia membenci saudaranya,
maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang
dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya. (21) Dan perintah ini kita terima
dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya.
Banyak orang tua yang karena mau mengasihi anak-anaknya, memperlakukan anak-anaknya secara berlebihan sehingga menjadi anak-anak yang manja. Ada orang tua yang tidak berani menghajar anaknya bila melakukan kesalahan sehingga anak-anak tidak tahu mana yang benar dan mana yang salah. Padahal menurut ayat di atas, kalau kita mengasihi anak kita, kita harus berani menghajar anak pada waktunya. Tetapi kita harus ingat bahwa hajaran yang kita berikan bukan untuk menyakitinya, melainkan untuk menyadarkannya jika perbuatannya salah. Hal ini biasanya dilakukan pada anak-anak yang masih kecil yang masih sulit untuk memahami mana yang benar dan mana yang salah. Tetapi anak yang sudah besar (pemuda) yang sudah bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah, alangkah baiknya bila tidak menggunakan kekerasan, melainkan melalui pendekatan dengan menasehati anak tersebut.
Saling mengampuni harus dipupuk dalam kehidupan keluarga supaya kasih Tuhan Yesus dinyatakan dalam keluarga kita. Orang tua harus memberikan teladan tentang mau meminta maaf bila melakukan kesalahan kepada anak-anaknya, demikian juga anak-anak harus berani meminta maaf bila melakukan kesalahan, sehingga sikap saling mengampuni terjadi dalam keluarga. Marilah kita mengasihi anak-anak kita dengan benar supaya mereka bertumbuh menjadi generasi muda yang dibanggakan dan membawa kemuliaan bagi nama Tuhan Yesus.
MENDIDIK DAN MENGAJARKAN ANAK-ANAK KEBENARAN FIRMAN TUHAN.
Amsal 29:17 Didiklah anakmu, maka ia akan
memberikan ketenteraman kepadamu, dan mendatangkan sukacita kepadamu., Ulangan 6:6 Apa yang
kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, (7) haruslah engkau mengajarkannya
berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di
rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan
apabila engkau bangun.
Mendidik dan mengajar anak-anak dimulai sejak kecil, itu sebabnya ada Sekolah Minggu di Gereja. Meskipun anak-anak belum begitu memahami isi Alkitab tetapi sudah dibiasakan untuk membaca dan mendengarkan firman Tuhan. Orang tua harus mengajarkan firman Tuhan kepada anakanaknya, termasuk dengan menjadi pelaku firman Tuhan. Alangkah pentingnya kalau setiap keluarga mempunyai mezbah keluarga karena dari situ orang tua bisa mengajarkan kebenaran firman Tuhan dan berdiskusi dengan anak-anak.
Didikan kepada anak-anak dapat berhasil dengan baik bila orang tua memberikan teladan yang benar kepada anak-anaknya. Oleh karena itu, jika orang tua melakukan kesalahan, harus segera bertobat dan meminta maaf kepada anak-anaknya supaya tidak timbul akar kepahitan yang dapat merusak hubungan keluarga. Orang tua yang mendidik dan mengajar anak-anaknya dengan benar akan menuai hasilnya di kemudian hari, ada ketentraman dan sukacita.
Kalau kita belum mengajarkan kebenaran firman Tuhan kepada anakanak kita,
marilah mulai saat ini mengambil komitmen untuk menyediakan waktu mendidik dan
mengajarkan firman Tuhan kepada anak-anak supaya anak-anak kita menjadi
orang-orang yang hidup benar dan dipakai Tuhan dengan luar biasa.
MENDOAKAN ANAK-ANAK.
Filipi 4:6 Janganlah hendaknya kamu kuatir
tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada
Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur., Roma 8:28 Kita tahu
sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan
kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil
sesuai dengan rencana Allah.
Orang tua jangan lupa untuk mendoakan anak-anaknya setiap saat supaya dilindungi Tuhan, karena orang tua tidak bisa menjagai anakanaknya selama 24 jam penuh, hanya Tuhan yang bisa menjagai anakanak kita dari segala mara bahaya, dari kuasa kegelapan, dari perbuatan jahat orang lain, dari kecelakaan, dll.
Orang tua juga harus berdoa supaya anak-anaknya ditolong dan diberkati Tuhan menjadi orang-orang yang berhasil dan membawa kemuliaan bagi nama Tuhan, sebab hanya Tuhan Yesus saja yang mampu mengangkat kehidupan seseorang menjadi lebih baik. Marilah kita untuk tidak jemu-jemu berdoa bagi anak-anak kita dan percayalah bahwa Tuhan Yesus selalu mendengarkan doa-doa kita.
Kesimpulan: Beberapa hal yang orang tua harus lakukan supaya anak-anaknya menjadi generasi muda yang dapat dibanggakan dan memuliakan nama Tuhan Yesus, yaitu mengasihi anak-anak, mendidik dan mengajarkan anak-anak kebenaran firman Tuhan dan mendoakan anak-anak.
(dihimpun oleh Pdt. Mawardin Zega, M.Th)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar