Roma 8:28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
Perjalanan
kehidupan seseorang kerapkali di-warnai berbagai persoalan kehidupan, apalagi
ketika seseorang berada dalam kondisi gagal, sakit parah, hidup dalam keluarga
yang retak serta berbuat dosa yang memalukan, Alkitab menceritakan bagaimana
Simon Petrus yang pernah menyangkal Tuhan Yesus pada akhirnya dipulihkan dengan
ditanyai kembali komitmennya untuk mengasihi Yesus lebih dari pada yang lain.
Menyangkal tiga kali, ditanyai tiga kali dan Simon menjawab hanya Tuhan yang
tahu bagaimana hatinya setelah dijumpai Yesus.
Segala
kehidupan kita dimasa lalu ketika kita menyadari dan mengijin-kan Tuhan
bertindak untuk memulihkan kehidupan kita, artinya kita mau diubahkan oleh
Tuhan untuk dikembalikan seperti keadaan semula, diperbaiki dari kerusakan.
Paulus
dan Simon Petrus adalah orang-orang yang memiliki potensi terpendam dan sangat
berharga. Tuhan pulihkan mereka karena potensi rohani itu bisa dipakai
kemuliaan Tuhan.
Kalau
Anda orang yang berpotensi dengan talenta dan karunia Allah, jangan menolak
kalau Tuhan memulihkan hidup Anda untuk dipakai sebagai alat-Nya. Kalau Anda
sudah berjalan jauh menyimpang dari jalan Tuhan, jangan menolak jikalau Tuhan
memulihkan sekarang.
Namun yang
harus kita perhatikan bahwa; Allah tidak pernah bekerja dengan memakai jalan
pintas Bagi Allah proses terlebih penting dari pada jawaban doa kita,
seringkali kita segalanya mau cepat selesai dan serba instan. Tetapi Tuhan mau
agar kita menjalani prosesnya. karena Tuhan tahu kita mampu kalau kita percaya
Allah
mau memakai setiap potensi yang kita miliki. Tuhan tidak pernah memberikan yang
terbaik kepada orang yang malas dan tidak mau bekerja, jika kita hanya tidur,
malas dan bersantai-santai di rumah, Tuhan mau ada usaha yang kuat dan harus
kita lakukan.
Pertanyaan
kepada siapa sajakah Allah turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan itu? Pertama,
kepada orang yang mengasihi Tuhan. Disaat persoalan hidup datang dalam hidup
kita; pertama apa yang menjadi respon kita kepada Tuhan, apakah kita tetap
mengasihi Dia? Seringkali kita marah dan diam (putus asa), tidak lagi mau
berdoa, mulai tidak percaya, disinilah kita di lihat. Apakah tetap setia dan
percaya bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita disaat semuanya di-ijinkan
terjadi dalam hidup kita.
Kedua,
kepada orang yang terpanggil sesuai de- dengan rencana-Nya. Orang yang hidup
dalam rencana Tuhan, adalah orang yang tidak akan pernah goyah sekalipun bisnis
hancur, sekalipun persoalan rumah tangga tidak kunjung selesai, atau pelayanan
tidak ada perubahan, tapi tetap percaya dan tetap menjalani dengan iman, bukan
men-jauhkan dirinya dari pelayanan, tetap akan berusaha dan tetap bekerja,
karena dia percaya Tuhan sang-gup mengubah keadaan ini menjadi sesuatu yang
baik, karena segala sesuatunya bekerja bersama-sama mendatangkan kebaikan bagi
kita. Karena itu, yakinilah Allah turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan
bagi kita.
Allah selalu Bekerja dalam kehidupan kita ketika meresponi panggilanNya untuk memulihkan ke-hidupan kita untuk di ubahkan sesuai dengan Rencananya Tuhan Yesus Memberkati. (Penulis: Ev.Kefas Hervin Devananda.S.Th,M.Pd.K)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar